
Komp Ditjen Haji, Tangerang Selatan – Memasuki malam ke-11 bulan suci Ramadhan, umat Islam semakin memperkuat ibadah dan refleksi spiritual mereka. Dalam kultum kali ini, Ustadz Akhmad Mujib menyampaikan ceramah tentang “Puasa dan Keimanan”, menekankan bahwa ibadah puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga sebagai sarana meningkatkan kualitas keimanan.
“Puasa melatih kita untuk lebih sabar, jujur, dan ikhlas dalam menjalankan perintah Allah. Jika dijalani dengan penuh kesadaran dan keikhlasan, puasa akan membawa peningkatan dalam keimanan dan ketakwaan,” ujar Ustadz Akhmad Mujib.
Beliau juga mengingatkan bahwa salah satu tujuan utama puasa adalah membentuk pribadi yang lebih bertakwa, sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur’an, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183).
Selain itu, Ustadz Akhmad Mujib mengajak jamaah untuk mengisi Ramadhan dengan amalan yang meningkatkan keimanan, seperti membaca Al-Qur’an, memperbanyak doa, dan bersedekah.
“Dengan menjaga lisan, hati, dan perbuatan selama puasa, kita akan merasakan efeknya dalam kehidupan sehari-hari. Inilah yang menjadikan puasa sebagai sarana peningkatan kualitas iman,” tambahnya.
Kultum ini ditutup dengan doa agar Allah memberikan kekuatan kepada umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa dan menjadikannya sebagai jalan menuju keimanan yang lebih kokoh.

