Senin, 2 Maret 2026

Terbit : Sel, 15 April 2025

Hangatnya Kebersamaan dalam Halal Bihalal Masjid Jami’ Al-Mabrur

Oleh : Admin Berita / News
Hangatnya Kebersamaan dalam Halal Bihalal Masjid Jami' Al-Mabrur

Masjid Jami’ Al-Mabrur, [15 April 2025] — Suasana syawal terasa hangat dan penuh kebersamaan dalam acara Halal Bihalal yang diselenggarakan di Masjid Jami’ Al-Mabrur, selepas salat Magrib berjamaah. Acara ini dipandu oleh Sekretaris DKM, Ustadz Solikhul Umam, dan diawali dengan sambutan dari Ketua DKM, Prof. Muhammad Maksum.

Dalam sambutannya, Prof. Maksum mengajak jamaah untuk menjadikan momen Halal Bihalal sebagai sarana memperkuat silaturahmi dan memperbaharui semangat kebajikan pasca Ramadhan.

Tausiyah utama disampaikan oleh Dr. Yunita Feila Nisa, M.Psi., Psikolog, yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Psikologi. Beliau mengangkat tema tentang refleksi perilaku pasca puasa serta pentingnya menata dan merawat niat-niat baik setelah Ramadhan.

“Ramadhan adalah pelatihan batin. Setelahnya, kita diuji apakah nilai-nilai itu bisa kita bawa dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dr. Yunita.

Sesi tausiyah dilanjutkan dengan dialog interaktif dan tanya jawab. Para jamaah menyambut antusias dengan mengajukan pertanyaan seputar tantangan menjaga konsistensi spiritual, pengelolaan emosi, hingga dinamika keluarga pasca Ramadhan. Dr. Yunita menjawab dengan lugas dan aplikatif, disertai pendekatan psikologis yang menyentuh.

Setelah salat Isya berjamaah, acara ditutup dengan salam-salaman antar jamaah sebagai bentuk saling memaafkan, lalu dilanjutkan dengan makan malam bersama yang mempererat ukhuwah di antara hadirin.

Halal Bihalal ini menjadi momen penuh makna, tidak hanya sebagai tradisi syawal, tetapi juga sebagai ruang refleksi dan penguatan nilai-nilai spiritual di tengah kehidupan bermasyarakat.

Masjid Jami' Al-Mabrur
Jl. Legoso, RT. 01 / RW. 01, Pisangan, Kec. Ciputat Tim., Kota Tangerang Selatan, Banten 15419
  • Hiasilah masjid dengan doa dan kepasrahanmu terhadap kekuasaan Allah, niscaya hatimu akan lebih tenteram setelahnya