
Masjid Jami’ Al-Mabrur kembali menghadirkan kuliah tujuh menit (kultum) menjelang pelaksanaan salat Tarawih dalam rangkaian kegiatan Ramadan 1447 H. Kultum tersebut disampaikan oleh Prof. Dr. KH Muhammad Maksum, yang menyampaikan pesan mendalam tentang keutamaan membangun dan memakmurkan masjid.
Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan sabda Rasulullah SAW bahwa barang siapa yang membangun masjid, maka Allah akan membangunkan baginya rumah di surga. Namun, membangun masjid tidak hanya dimaknai secara fisik.
“Membangun masjid bukan hanya mendirikan bangunannya, tetapi juga merawat, menjaga, serta memakmurkannya dengan kegiatan yang baik dan bermanfaat,” tutur beliau di hadapan jamaah.
Momentum Ramadan ini dimanfaatkan Masjid Jami’ Al-Mabrur untuk menghadirkan berbagai program pelayanan umat. Selain rencana Pasar Ramadan yang bertujuan memudahkan masyarakat sekitar mendapatkan kebutuhan berbuka dengan harga hemat dan terjangkau, masjid juga menggelar tadarus Al-Qur’an setiap selesai salat Tarawih.
Tidak hanya itu, pada 10 malam terakhir Ramadan, pengurus akan menyelenggarakan qiyamul lail sebagai upaya menghidupkan malam-malam penuh kemuliaan dan meraih keberkahan Lailatul Qadar. Sementara itu, pada 17 Ramadan, direncanakan pelaksanaan khatmil Qur’an sebagai bentuk syukur dan semangat kebersamaan dalam mencintai Al-Qur’an.
Berbagai kegiatan tersebut menjadi wujud nyata memakmurkan masjid, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan spiritual, kebersamaan, dan pemberdayaan umat.
Dengan semangat Ramadan, jamaah diajak untuk bersama-sama membangun dan menghidupkan rumah Allah, sebagai investasi amal menuju rumah di surga kelak.



